hari ini

Pada suatu training di sebuah kampus ITTelkom yang berdomisili di Bandung dengan tema Wira Usaha Baru datanglah utusan dari dari berbagai perusahaan dengan jabatan yang beragam. Projek Manejer, Staf ahli bidang Teknologi Informasi, Konsultan, dan berbagai jabatan penting yang ada di masing-masing perusahaannya. Disana terkumpul 10 orang dari bagian hardware dan 10 orang di bagian software. Dari salah satu pesarta disana ada utusan dari Departemen Prindustrian dan LIPI dan beberapa mahasiswa tingkat akhir. ketika dari masing-masing mereka memperkenalkan satu persatu saya sempat kaget di buatnya dengan berbagai jabatan yang mereka embannya. Sedangkan urutan terakhir yang nanti akan memperkenalkan diri adalah seorang mahasiswa biasa tingkat akhir yang kelulusannya belum juga diketahui. Namun saat itu saya tampak begitu percaya diri untuk memperkenalkan diri saya. Nama saya Dedi Setiawan saya sekarang masih mahasiswa tapi Insya Allah 10 mendatang saya sudah menjadi Direktur sebuah perusashaan yang bergerak di bidang prangkat elektonika dengan nama PT A-One Company.

Mei 2009.

Cerita ini mengingatkan aku dengan mas Abi yang sering silaturahmi ke kamarku sewaktu masih di Amarilis. Kita selalu berdiskusi tentang suatu hal yang bermanfaat. Salah satu topik yang masih saya ingat adalah tentang merokok, mengubah nasib suatu bangsa, dan salah satunya tentang bisnis. Entah gimana awalnya katika itu ujung dari obrolan kita adalah keinginanku untuk membuat Warteg Waralaba. Hal ini memang karena didasari background orang tua yang mempunyai bisnis warteg di ibu kota negara.

Sempat juga berdiskusi dengan orang tua tantang hal ini tapi secara umum beliau tidak begitu tahu tentang metode-metode seperti ini. Terimakasih sama Mas Wahyu yang udah Berbagi Ilmunya tentang Waralaba / Frienchise.

Agustus 2008.

Ini cerita tiga tahun yang lalu sebelum saya seperti sekarang ini. Pencapaian terget hidup yang nantinya akan jadi parameter kehidupan kita. Saat masih kelas 3 SMA dulu saya pernah di wawancarai sama teman satu angkatan yang kebetulan anak IPS. Dia memwawancarai mengenai individu seseorang, dan saya adalah salah satu sasaran bidik teman saya ini. Entah apa saja yang telah ditanyakan oleh teman saya ini tapi salah satu yang masih saya ingat adalah adalah tentang moto hidup.

Entah kata-kata ini adalah kata-kata yang serta merta keluar saat itu dari mulut saya atau memang itu benar-benar moto hidup saya. Kata-kata yang simpel dan tidak begitu bermakna kala itu namun jejaknya masih saja teringat.

“Teruslah Berencana Walau Hidup Tak Sesuai Rencana”

2005.

Masih mengenang masa SMA juga untuk pencapaian sebuah Target.

KULIAH, PACARAN, ORGANISASI, dan BISNIS.

Seiring berjalannya waktu dan pengetahuannya tentang aqidah maka perencanaan berubah haluan menjadi,

KULIAH, ORGANISASI, dan BISNIS.

Alhamdulllah walau belum begitu lancar sedikit banyak target ini telah di jalankan.

2005

Muslim Entrepreneur / Pengusaha Muslim

Itulah yang biasanya diucapkan dikala syuro pagi sebelum kuliah. Dari rekomendasi Aulia Afifhuda akhirnya sang Fajar Fatahillah menjadikan saya rekan kerja di Sentrra Kegiatan Islam (SKI) selama 1 tahun. Dari sinilah naluri pengusaha muslim mulai di bentuk. Ditemani Bendahara Umum sakaligus Sekertaris Risti Ernawati dan 7 ikhwan serta 6 akhwat mereka banyak membantu saya. Mulai belajar mengelola keuangan sampai membentuk strategi-strategi dalam mencari peluang. Mulai pengelolaan SDM sampai lobi-lobi kerjasama.

Tahap ini merupakan tahap pembelajaran hingga akhirnya didapat sebuah tempat usaha bakso dengan nama Bakso “Prikiti…

2009-2010.

Insya Allah bila Allah masih menghendaki sisa umur saya di dunia ini maka masih banyak yang harus saya kerjakan. Diusia yang 25 tahun ingin rasanya agama ini sempurna. Ingin rasanya menemukan belahan hati yang senantiasa singgap memenuhi hari-hari. Pembukaan Rekening Haji pun tidak luput menjadi salah satu incaran ketika kantong ini mulai terisi. Agenda-agenda besar dalam membentuk sebuah keluarga pun menjadi prioritas yang tidak untuk disepelekan. Berkarya akan terus berlanjut. Sendi-sendi dan aliran darah yang ada ditubuh ini tidak boleh berhenti dengan sebuah karya. Kata-kata bijak dari dosen yang menjadikan inspirasi kehidupan

tidak selayaknya di abaikan. “MASA DEPANMU DITENTUKAN HARI INI” apa yang kamu kerjakan hari ini merupakan cerminan masa depanmu kelak. Agenda-agenda sosial membangun peradaban menjadi sekala prioritas setelah miniatur sosial dalam keluarga ini terbentuk. Alhamdulillah setelah lobi sana-sini akhirnya pengajuan Beasiswa S2 sudah ada di tangan namun perjuangan itu belum berakhir. Magister Kewirausashasaan dan Teknologi menjadi incaran selanjutnya. Walaupun Beasiswa dari orang tua.

21 Maret 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: